Wanita Wajib Merawat Diri

Wanita Wajib Merawat Diri

Kita sering mendengar istilah perawatan tubuh, istilah tersebut dipakai oleh kaum wanita yang ingin melakukan perawatan tubuhnya; yaitu untuk mempercantik tubuh dari ujung kuku sampai ujung rambut yang dilakukan di salon-salon kecantikan.

Akan tetapi, jangan terkecoh dengan istilah perawatan tubuh, karena merawat tubuh itu tidak sama dengan merawat diri. Merawat diri sifatnya lebih umum dan merawat tubuh masuk dalam kategori merawat diri.

Wanita muslimah wajib hukumnya merawat diri setelah ia menunaikan kewajibannya kepada Allah, kepada Rasul-Nya, dan kepada agamanya. Merawat diri dalam arti merawat tubuhnya, merawat akalnya, dan merawat ruh (spiritual). Bagaimana pun, seorang wanita adalah layaknya laki-laki yang terdiri dari tiga hal: tubuh, akal dan ruh. (Ali bin Sa’id al-Ghamidi, Fikih Wanita (panduan ibadah wanita lengkap & praktis), Aqwam, hal. 150)

 

MERAWAT TUBUH

Peran wanita muslimah di tengah masyarakat sangatlah penting, selain sebagai istri dan ibu dalam rumah tangganya maka wanita juga sangat bepengaruh di lingkungan, dari sini seorang muslimah dituntut untuk memperhatikan penampilan fisik. Adapun tentang bagaimana cara merawat fisik maka telah diajarkan oleh Islam, yaitu dengan menjaga kebersihan tubuh dan kesehatannya.

Menjaga kebersihan tubuh adalah dengan mandi, Rasulullah bersabda, “Wajib bagi setiap muslim untuk mandi (minimal) satu kali dalam seminggu, dia membersihkan kepala dan sekujur tubuhnya.” (HR. Al-Bukhari)

 

Baca Juga: Keseharian Wanita Muslimah dI Zaman Nabi

 

Adanya Rasulullah memerintahkan mandi satu kali dalam sepekan adalah karena tingkat kelembapan di tanah Arab sangat kecil, sehingga keringat yang keluar dari tubuh akan langsung menguap. Oleh karena itulah, orang Arab bisa tahan tidak mandi selama satu pekan karena tidak cepat mengalami bau badan. Tentu akan berbeda dengan negeri kita, yang tingkat kelembapan udaranya tinggi, maka akan sangat cepat mengalami bau badan. Dengan cuaca Indonesia seperti itu maka akan sangat dianjurkan untuk mandi ketika telah merasa tidak nyaman atau mendapati aroma bau pada badan, tidak harus menunggu satu pekan.

 

Baca Juga: Aurat Wanita Dihadapan Wanita

 

Termasuk dalam lingkup mandi adalah bersiwak dan menjaga kebersihan rambut. Dalil daripada anjuran bersiwak telah jelas, diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim, seandainya hal itu tidak akan memberatkan kita (sebagai umat Islam) maka Rasulullah akan perintahkan bersiwak setiap sebelum shalat. Sedangkan keutamaan menjaga kebersihan rambut, selain merupakan mahkota kecantikan yang harus dijaga, rambut adalah kecantikan yang dapat membuat hati para suami senang. Tidak heran jika Islam banyak menetapkan hukum-hukum seputar rambut, karena rambut adalah salah satu anggota tubuh yang paling berharga bagi kecantikan wanita.

Tidak lupa dengan sunnah-sunnah fitrah yang menjadi ciri khas sebagai muslim atau muslimah, Rasululah bersabda, “Ada lima macam fitrah, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. al-Bukahri dan Muslim)

MERAWAT AKAL

Merawat akal adalah dengan mengisinya dengan ilmu, sebab jika akal dibiarkan kosong begitu saja akan tekena penyakit bodoh, adanya ilmu pengetahuan dalam akal setiap muslimah akan membimbingnya pada petunjuk dan jalan yang diridhai Allah.

Di antara ilmu yang harus diketahui oleh muslimah adalah ilmu tentang bacaan al-Qur’an dan memahami makna-maknanya, kemudian memahami hadits-hadits hukum, menelaah sirah nabawiyah, riwayat hidup ummahatul mukminin, para shahabiyah, dan yang paling penting adalah memahami hukum-hukum seputar wanita. Dengan ilmu tersebut seorang muslimah akan mengetahui tata cara ibadah yang benar dan dapat mengajarkan ilmu tersebut kepada anak-anaknya atau anak-anak kaum muslimin. (Ali bin Sa’id al-Ghamidi, Fikih Wanita (panduan ibadah wanita lengkap & praktis), Aqwam, hal. 153)

MERAWAT SPIRITUAL

Seorang muslimah dapat meningkatkan kekuatan spiritual dengan mengamalkan ilmu yang telah didapatnya, meninggalkan larangan Allah, menjalankan kewajiban-Nya, menjahui syubhat dan memperbanyak amalan sunnah; baik shalat, puasa, sedekah, membaca al-Qur’an, dzikir, dan lain sebagainya.

Tidak luput dari upaya meningkatkan spiritual adalah bila wanita muslimah mampu memilih teman yang baik, karena adanya teman yang baik akan saling mengingatkan dalam kebaikan dan melarang pada kemungkaran. (Ismail bin Umar, al-Mishbah al-Munir, 625)

Tiga hal di atas adalah cara bagi muslimah untuk merawat diri, apabila ketiganya telah terpelihara dengan baik—bukan hanya memperdulikan soal perawatan fisik saja—maka akan tercipta keseimbangan antara zahir dan batin. Indah dipandang mata dan menyejukkan hati. Wallahu a’lam. [Arif Hidayat]

 

Baca juga kumpulan materi Khutbah Jum’at:

  1. Carilah Pemimpin Yang Mengantarkan Pada Takwa
  2. Berinfaqlah Untuk Mencari Ridho Allah Semata

  3. Khawatir Soal Rezeki, Tak Khawatir Soal Akidah Buah Hati

  4. Jauhi Dosa Besar Dosa Kecil Terampuni

 


Baca artikel menarik lainnya disini

 

 

dibuka peluang menjadi agen dikota anda,
info dan pemesanan majalah fikih hujjah
hubungi:

Tlp: 0821-4039-5077 (klik untuk chat)

facebook: @majalah.hujjah

Instagram: majalah_hujjah

%d bloggers like this: