Ucapan Selamat dengan Karangan Bunga

ucapan selamat

Salah satu kebiasaan masyarakat yang menghadiri undangan tasyakuran pembukaan sebuah toko atau pabrik atau yang lain adalah menghadiahkan karangan bunga. Bolehkah hal itu dilakukan? Perlu diketahui bahwa orang-orang kafir biasa melakukan hal itu. (Muhammad—Pekanbaru)

 

BACA JUGA: Menyikapi Tulisan Seperti Menyikapi Ucapan

 

Pada asalnya memberikan hadiah kepada sesama muslim adalah perbuatan yang baik, hukumnya sunnah—apapun hadiah yang diberikan, termasuk karangan bunga. Rasulullah n bersabda, “Hendaklah kalian saling memberi hadiah, sesungguhnya hal itu menyirnakan amarah di dada.” (HR. Imam Ahmad)

Ada kekhawatiran yang muncul di hati sebagian kaum muslimin, bagaimana jika itu menyerupai apa yang dilakukan oleh orang-orang kafir? Perbuatan orang-orang kafir itu ada dua: perbuatan yang sifatnya ibadah dan perbuatan yang sifatnya muamalah.

Meniru perbuatan orang-orang kafir dalam hal ibadah tidak boleh. Demikian pula halnya dengan melakukan hal yang sama dengan yang mereka lakukan dalam hal muamalah, jika hal itu merupakan ciri khas mereka—misalnya mengirimkan bunga tertentu dalam acara tertentu karena meyakini akan datangnya kebaikan, maka orang-orang Islam tidak boleh melakukannya. Jika yang dilakukan termasuk perkara muamalah dan bukan merupakan ciri khas mereka, maka tidak mengapa melakukannya.

Perlu diketahui bahwa meskipun ini perbuatan yang diperbolehkan, namun sebagian ulama tidak membolehkannya karena dikhawatirkan masuk dalam bab pemborosan harta. Wallahu a’lam.[]

%d bloggers like this: