Uang DP Hangus

uang DP hangus

Ustadz, saya bermaksud membeli sebidang tanah. Saat transaksi saya diminta membayar Down Payment (DP/uang muka) sebesar 1 % dari keseluruhan harga dimana jika saya jadi membelinya, saya harus menambah kekurangannya; namun jika tidak jadi membelinya, uang saya yang sudah saya bayarkan itu hangus. Apakah transaksi seperti ini sah? ( Euis Sa’adah —Bandung)

BACA JUGA: DUA JENIS RIBA TERLARANG

Para ahli fikih berbeda pendapat mengenai status hukum jual beli dengan DP (uang muka). Ada yang mengatakan sah dan tidak sah. Pendapat yang mengatakan jual beli dengan uang muka tidak sah di antaranya oleh Imam as-Syaukani, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan para ulama madzhab Hanafi. Sedangkan menurut Imam Ahmad bin Hambal dan sejumlah ulama kontemporer seperti Syaikh Abdul Aziz bin Baaz, jual beli dengan DP boleh.

Syaikh Bin Baaz berkata, “Tidak mengapa memanfaatkan uang muka. Demikian pendapat yang tepat dari pendapat ulama yang ada jika telah ada kesepakatan antara penjual dan pembeli dalam hal itu ketika jual beli tidak terjadi.” (Fatawa lit Tujjar wal A’mal, hal. 49)

Jikalau kita mengambil pendapat yang membolehkan, ada baiknya kita, jika kita menjadi penjual, untuk memperhatikan besaran uang DP. Untuk uang DP yang tidak seberapa besar, umumnya tidak terlalu dipermasalahkan. Namun jika uang DP yang telah dibayar cukup besar, 30 % dari harga, misalnya, seyogianya uang itu dikembalikan kepada calon pembeli yang tidak jadi. Kebiasaan masyarakat kita bisa dijadikan sebagai pertimbangan dalam hal ini. Wallahu a’lam. []

 

Rubrik ini diasuh oleh KH. Imtihan asy-Syafi’i, Direktur Ma’had Ali An-Nuur Solo. Kirim pertanyaan Anda via email: [email protected]  atau SMS: 0898 350 2619

%d bloggers like this: