Tag: syarah matan

Menyentuh Kemaluan Membatalkan Wudhu

Menyentuh Kemaluan Membatalkan Wudhu

وَمَسُّ الْفَرْجِ بِبَطْنِ الْكَفِّ “(Dan pembatal wudhu selanjutnya) adalah menyentuh farji (kemaluan) dengan telapak tangan.” Terjadi perbedaan pendapat di kalangan para ulama dalam persoalan ini. Pendapat pertama, menyentuh farji dapat ...

menyentuh wanita membatalkan wudhu

Menyentuh Wanita Membatalkan Wudhu

Pembatal wudhu selanjutnya adalah menyentuh wanita tanpa pembatas. Terjadi silang pendapat –yang sudah masyhur— di kalangan para ulama tentang menyentuh wanita sebagai pembatal wudhu. Perbedaan pendapat ini disebabkan adanya dalil-dalil ...

Kehilangan Akal Membatalkan Wudhu

Kehilangan Akal Membatalkan Wudhu

وَالنَّومُ عَلَى غَيْرِ هَيْئَةِ الْمُتَمَكِّنِ مِنَ الأَرْضِ مَقْعَدُهُ، وَزَوَالُ الْعَقْلِ بِسُكْرٍ أَوْ مَرَضٍ “(Di antara pembatal wudhu adalah): tidur dengan posisi tidak tetap dan hilangnya akal karena mabuk atau sakit.” ...

Pembatal wudhu

Pembatal-Pembatal Wudhu

وَالَّذِيْ يَنْقُضُ الْوُضُوْءَ سِتَّةُ أَشْيَاءٍ، مَا خَرَجَ مِنَ السَّبِيْلَيْنِ “Yang dapat membatalkan wudhu ada enam, pertama adalah sesuatu yang keluar dari dua jalan (qubul dan dubur).” Para ulama mazhab berbeda ...

Tempat Dilarang Buang Hajat

Tempat Dilarang Buang Hajat

وَ (يَجْتَنِبُ) الْبَوْلَ فِي الْماَءِ الرَّاكِدِ، وَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ الْمُثْمِرَةِ، وَفِي الطَّرِيْقِ، وَالثَّقْبِ، وَالظِّلِّ، وَلاَ يَتَكَلَّمُ عَلَى الْبَوْلِ وَالْغَائِطِ، وَلاَ يَسْتَقْبِلُ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ، وَلاَ يَسْتَدْبِرُهُمَا. “(Dan menjahui) kencing pada air ...

Hukum Buang Hajat Menghadap Kiblat

Hukum Buang Hajat Menghadap Kiblat

 وَيَجْتَنِبُ اسْتِقْبَالَ الْقِبْلَةِ وَاسْتِدْبَارَهَا فِي الصَّحْرَاءِ “Dan menghindari dari menghadap kiblat maupun membelakanginya ketika (qadha’ul hajjah) di padang pasir.” Di antara adab yang harus dijaga ketika qadha’ul hajjah adalah tidak ...

Istinja’ Kewajiban Yang Menyehatkan

Istinja’ Kewajiban Yang Menyehatkan

Istinja’ adalah menghilangkan najis dan kotoran dengan air atau menggunakan batu dan semacamnya untuk mengurangi najis atau kotoran tersebut. Najis atau kotoran yang dimaksud adalah semua kotoran yang keluar dari ...

Membasuh Anggota Wudhu Secara Beruntun

Membasuh Anggota Wudhu Secara Beruntun

مِنْ سُنَنِ الْوُضُوْءِ: المُوَالاَةُ “Di antara sunnah wudhu (yang terakhir) adalah membasuh anggota wudhu secara berturut-turut.” Al-Muwalah adalah membasuh anggota wudhu secara berturut-turut, sehingga anggota wudhu yang telah dibasuh sebelumnya ...

Menyela Jenggot Dan Jari Dalam Wudhu

Menyela Jenggot Dan Jari Dalam Wudhu

مِنْ سُنَنِ الْوُضُوْءِ: تَخْلِيْلُ اللِّحْيَةِ الكَثَّةِ، وَتَخْلِيْلُ أَصَابِعِ الْيَدَيْنِ وَالرِّجْلَيْنِ “Di antara sunnah wudhu (selanjutnya) adalah: menyela jenggot yang tebal dan menyela antara jari kedua tangan dan kaki.” MENYELA JENGGOT ...

Berkumur Dan Menghirup Air

Berkumur Dan Menghirup Air

مِنْ سُنَنِ الْوُضُوْءِ: المَضْمَضَةُ وَاْلاِسْتِنْشَاقُ. “Di antara sunnah-sunnah wudhu lainnya adalah berkumur dan memasukkan air ke dalam hidung.” Sunnah wudhu ketiga dan keempat adalah berkumur dan memasukkan air ke dalam ...

Mengusap Seluruh Kepala dan Kedua Telinga

Mengusap Seluruh Kepala dan Kedua Telinga

مِنْ سُنَنِ الْوُضُوْءِ: مَسْحُ جَمِيْعِ الرَّأْسِ وَ مَسْحُ الأُذُنَيْنِ ظَاهِرِهِمَا وبَاطِنِهِمَا بِمَاءٍ جَدِيْدٍ. “Di antara sunnah-sunnah wudhu lainnya adalah mengusap seluruh kepala dan mengusap dua telinga baik bagian luar atau ...

Sunnah Wudhu

Sunnah Wudhu

(Basmalah & Mencuci Tangan) وَسُنَنُهُ عَشْرَةُ أَشْيَاءَ: التَّسْمِيَّةُ وَغَسْلُ الْكَفَّيْنِ قَبْلَ إِدْخَالِهِمَا الإِنَاءِ “Sunah-sunah (wudhu) itu ada sepuluh. (Pertama), mengucapkan basmalah; (kedua), mencuci kedua tangan sebelum memasukkannya ke dalam bejana.” ...

Fardhu Wudhu

Fardhu Wudhu

فَصْلٌ (فِيْ فُرُوْضِ الْوُضُوْءِ وَ سُنَنِهِ): وَفُرُوْضُ الْوُضُوْءِ سِتَّةُ أَشْيَاءَ، النِّيَّةُ عِنْدَ غَسْلِ الْوَجْهِ، وَغَسْلُ الْوَجْهِ... “Pasal, fardhu wudhu dan sunnah-sunnahnya: Fardhu wudhu ada enam, yaitu: niat ketika mencuci wajah, ...

Siwak, Amalan yang Disunnahkan

Siwak, Amalan yang Disunnahkan

فَصْلٌ: وَالسِّوَاكُ مُسْتَحَبٌّ فِيْ كُلِّ حَالٍ إِلاَّ بَعْدَ الزَّوَالِ لِلصَّائِمِ، وَهُوَ فِيْ ثَلاَثَةِ مَوَاضِعَ أَشَدُّ اسْتِحْبَاباً: عِنْدَ تَغَيُّرِ الْفَمِ مِنْ أَزْمٍ وَغَيْرِهِ، وَعِنْدَ الْقِيَامِ مِنَ النَّوْمِ، وَعِنْدَ الْقِيَامِ إِلَى الصَّلاَةِ. ...

suci dengan disamak

Suci Dengan Disamak

تَطْهِيْرُ جُلُوْدِ الْمَيْتَةِ: وَجُلُوْدُ الْمَيْتَةِ تَطْهُرُ بِالدِّبَاغِ إِلاَّ جِلْدَ الْكَلْبِ وَاْلخِنْزِيْرِ وَمَا تَوَّلَدَ مِنْهُمَا أَوْ مِنْ أَحَدِهِمَا. وَعَظْمُ الْمَيْتَةِ وَشَعْرُهَا نَجَسٌ إِلاَّ الآدَمِيَّ. “Menyucikan Kulit Bangkai: Kulit bangkai itu suci ...

Pembagian Air.

Pembagian Air

ثُمَّ الْمِيَاهُ عَلَى أَرْبَعَةِ أَقْسَامٍ: طَاهِرٌ مُطَهِّرٌ غَيْرُ مَكْرُوْهٍ وَهُوَ المَاءُ الْمُطْلَقُ، طَاهِرٌ مُطَهِّرٌ مَكْرُوْهٌ وَهُوَ الْمَاءُ الْمُشَمَّسُ، وَطَاهِرٌ غَيْرُ مُطَهِّرٍ وَهُوَ الْمَاءُ الْمُسْتَعْمَلُ وَالْمُتَغَيِّرُ بِمَا خَالَطَهُ مِنَ الطَّاهِرَاتِ، “Kemudian ...