Sujud Syukur Setelah Shalat

Sujud Syukur Setelah Shala

Ustadz, benarkah kita tidak boleh melakukan sujud syukur setelah mengerjakan shalat fardhu? Jika tidak diperbolehkan, kapankah kita diperintahkan untuk mengerjakannya. (Affandi—Magetan)

BACA JUGA: Qunut Nazilah, Setiap Shalat 5 Waktu

Sujud syukur adalah amalan sunnah yang baik dikerjakan oleh seorang muslim setelah ia mendapati nikmat atau terangkatnya suatu kesulitan. Rasulullah saw. dan banyak sahabat telah melaksanakannya.

Imam Abu Dawud (no. 2774) meriwayatkan dari Abu Bakrah radhiallahu ‘anhu, bahwa apabila Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. mendapati kabar gembira beliau pun tersungkur bersujud syukur kepada Allah.

Sedangkan sahabat yang pernah melakukannya—sebagaimana tersebut dalam riwayat-riwayat yang shahih adalah Abu Bakar, ‘Ali bin Abu Thalib, dan Ka’ab bin Malik. (Lihat: Shahih al-Bukhari no. 4418, Shahih Muslim no. 2769, Mushannaf Ibnu Abu Syaibah 2/366-368)

Baik Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. maupun para sahabat, mereka melakukan sujud syukur karena mendapati nikmat istimewa atau terhindar dari suatu mara bahaya. Tidak ada yang melakukannya sesudah selesai mengerjakan shalat fardhu, apalagi rutin, tak pernah meninggalkannya.

Memang ada riwayat yang menyebut tentang sujud syukur selepas shalat. Riwayat tersebut palsu dan tidak tertera dalam kitab-kitab hadits Ahlussunnah. Yang ada di dalam kitab orang-orang Syiah, seperti kitab “Man laa yahdhuruhu al-Faqiih” jilid 1/333 no. 979.

Lantaran lemahnya dalil dan tidak ada contoh dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. dan para Salaf, seyogianya kita meninggalkannya dan membatasi pelaksanaannya sebagai beliau dan para Salaf contohkan. Wallahu a’lam. []

%d bloggers like this: