Shalat Jumat Saat Berkemah

Shalat Jumat Saat Berkemah.

Ustadz, seperti kita ketahui, beberapa waktu yang lalu ramai diperbincangkan tentang pelaksanaan shalat Jumat di jalan protokol. Saya menanyakan perihal pelaksanaan shalat Jumat yang mirip dengan hal itu. Yakni shalat Jumat di bumi perkemahan. Perlu diketahui bahwa bumi perkemahan yang saya maksud adalah di pinggir hutan, agak jauh dari perkampungan. Bolehkah kami melaksanakan shalat Jumat di situ? (Andi—Solo)

BACA JUGA: Wajib Shalat Jum’at Ketika Safar

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah apakah saat berkemah, status saudara dan kawan-kawan itu sebagai musafir atau muqim. Jika acara kemah dilaksanakan di tempat yang jauh, lebih dari 85 km, maka status saudara dan kawan-kawan adalah musafir. Tidak diwajibkan shalat Jumat bagi musafir. Musafir cukup menggantinya dengan shalat Zhuhur yang dilaksanakan secara qashar 2 rekaat, meskipun jika menghadiri pelaksanaan shalat Jumat, dia tidak perlu shalat Zhuhur lagi.

Jika tempat berkemah tidak seberapa jauh yang berarti status saudara dan kawan-kawan bukan musafir, maka saudara mesti mencari masjid terdekat. Sebab, ahli fikih empat madzhab berpendapat, tidak sah melaksanakan shalat Jumat di tempat yang jauh dari perkampungan.

Para ahli fikih madzhab Hanbali—yang pendapatnya paling longgar dalam masalah tempat pelaksanaan shalat Jumat ini—berkata, “Tidak sah shalat Jumat yang dilaksanakan jauh dari bangunan suatu negeri.”

Jika keluar dari bumi perkemahan menuju kampung terdekat sudah dilakukan, namun sesampai di sana jamaah sudah selesai melaksanakan shalat Jumat, hendaklah saudara dan kawan-kawan melaksanakan shalat Zhuhur 4 rekaat. Wallahu a’lam. []

%d bloggers like this: