Shalat Awwabin Sesudah Maghrib

Shalat Awwabin Sesudah Maghrib

Ustadz, saya pernah mendengar ada shalat sunnah yang namanya shalat Awwabin yang dikerjakan sesudah shalat Maghrib. Apakah itu termasuk sunnah ataukah bid’ah? Terima kasih atas jawabannya. (Afandi—Magetan)

Ada beberapa hadits yang menjelaskan keutamaan shalat bakda Maghrib. Sebagian dha’if/lemah dan sebagian yang lain shahih.  Yang shahih adalah riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi n mengerjakan shalat bakda Maghrib sampai ‘Isya tanpa menyebut bilangan rekaat tertentu. Hudzaifah berkata, “Aku menemui Rasulullah saw,  lalu aku mengerjakan shalat Maghrib bersama beliau. Setelah selesai, beliau berdiri lagi mengerjakan shalat. Beliau terus mengerjakannya sampai beliau mengerjakan shalat ‘Isya.” (HR. Ahmad no. 22926)

Sunnah Nabi ini dilestarikan oleh para Salaf. Al-‘Iraqi berkata, “Di antara sahabat yang mengerjakan shalat antara Maghrib dan ‘Isya adalah Abdullah bin Mas’ud, Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash, Salman al-Farisi, ‘Abdullah bin ‘Umar, Anas bin Malik. Di antara para tabiin adalah Aswab  bin Yaid, Abu ‘Utsman an-Nahdiy, Ibnu Abu Mulaikah, Sa’id bin Jubair, Muhammad bin Munkadir, ‘Ali bin Husain, dan Syuraih al-Qadhi. Sufyan ats Tsawry juga dikenal terbiasa mengerjakannya.”

baca juga: Berdoa, Sesudah Dzikir, Selepas Shalat.

Para ahli fikih empat madzhab pun sepakat mengenai sunnahnya shalat antara Magrib dan Isya’. Bahkan para ahli fikih madhzab Hambali menyebutnya sebagai qiyamullail, sebab malam itu dimulai dari waktu Maghrib. Beberapa ulama  juga menyebutnya dengan shalat Awwabin, nama lain yang sama dengan nama lain shalat Dhuha, (Mughni al-Muhtaj, 1/459;  Majma’ul Anhar, 1/132).

Wallahu a’lam.

 

%d bloggers like this: