Reseller Level Kedua

jual beli

Ustadz, di tengah maraknya transaksi jual beli online, ada tawaran untuk menjadi reseller. Dari sekian tawaran itu ada juga yang menawarkan untuk menjadi reseller level kedua atau resellernya reseller. Bolehkah menjualkan barang milik orang lain secara reseller level kedua ini? (Adi—Bekasi)

Abu Zufar

 

Baca Juga: 7hal Penting Dalam Dropshipping

 

Praktik reseller dalam jual beli online ada yang boleh dan ada yang tidak boleh. Praktik yang boleh adalah apabila antara reseller dengan pemilik barang ada kesepakatan. Pemilik barang—yang juga punya toko online—memberi izin kepada  reseller untuk mendisplay dan menjual barang-barang miliknya di toko online milik reseller. Harga yang dicantumkan bisa harga yang sama dengan yang dicantumkan oleh pemilik barang; dalam hal ini reseller mendapatkan persentase dari harga jual tersebut. Bisa juga harga jual diserahkan kepada reseller.

Praktik reseller yang tidak boleh adalah apabila tidak ada kesepakatan antara pemilik barang dan reseller. Yang demikian ini karena Rasulullah saw. bersabda,

لاَ تَبِعْ مَا لَيْسَ عِنْدَكَ

“Jangan kamu menjual barang yang kamu tidak memilikinya.”  (HR. Imam Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa`i, Ibnu Majah, dan Abu Dawud)

Orang yang sudah mendapatkan izin dari para ulama dikategorikan sebagai orang yang memiliki barang.

Ini untuk masalah reseller. Adapun reseller level kedua atau resellernya reseller, maka karena sejatinya reseller tidak memiliki barang, maka dia tidak berhak memberi izin untuk menjual barang yang dia diberi hak untuk menjualnya. Wallahu a’lam.

%d bloggers like this: