Puasa Senin atau Kamis Tengah Bulan

Puasa Senin atau Kamis Tengah Bulan

Ustadz, sahkah berpuasa pada hari Senin atau Kamis yang bertepatan dengan tanggal 13,14, atau 15 bulan Qamariyah dengan dua niat: puasa Senin/Kamis dan puasa Ayyam al-Biidh? Terima kasih atas jawabannya. (Musthafa—Solo)

 

Mengumpulkan dua ibadah yang sejenis dengan satu niat dikenal oleh para ulama dengan istilah “tasyrikunniyat”. Kaidahnya, jika yang satu diperintahkan karena dzatnya dan yang satu diperintahkan bukan karena dzatnya tetapi karena faktor lain, maka “tasyrikunniyat” boleh dilakukan. Sedangkan jika keduanya sama-sama diperintahkan karena dzatnya, maka “tasyrikunniyat” tidak boleh dilakukan. Contoh kasus yang pertama adalah shalat sunnah rawatib dan shalat Tahiyatul Masjid. Sedangkan contoh kasus yang kedua adalah shalat sunnah rawatib dan shalat istikharah.

Puasa sunnah hari Senin dan Kamis dikategorikan oleh para ulama sebagai amalan yang diperintahkan karena faktor lain. Yakni amal-amal diangkat ke langit pada hari itu, sebagaimana disebut dalam hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan Ibnu Majah. Sedangkan puasa tanggal 13, 14, dan 15 diperintahkan oleh Rasulullah saw karena dzatnya. Yakni agar sekurang-kurangnya seorang muslim berpuasa tiga hari setiap bulan. Barangsiapa melaksanakannya maka seakan-akan ia berpuasa sepanjang masa. Demikian menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim. Sebenarnya, tiga hari itu tidak harus tanggal 13, 14, dan 15. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, boleh kapan saja, yang penting tiga hari. Hanya, yang paling utama adalah 13, 14, 15.

baca juga: Waktu Pelaksanaan Puasa ‘Asyura

Oleh karena itu, barangsiapa mengerjakan puasa Senin/Kamis gugurlah darinya kesunnahan puasa tiga hari setiap bulan. Bahkan dengan rahmat Allah ia telah mendapatkan keuatamaan puasa tiga hari tiap bulan. Jika masih bertanaya, bolehkah berpuasa Senin/Kamis dan puasa Ayyamul Biidh? Bahkan, jika mau berpuasa setiap hari pun boleh. Wallahu a’lam. []

%d bloggers like this: