Kurma, Lebih Dari Sekedar Sajian Berbuka

khasiat kurma

Buah kurma paling sering muncul di tengah kaum muslimin tanah air pada bulan suci Ramadhan. Hal itu terkait erat dengan tradisi ifthar (berbuka) dengan kurma.

Di zaman Nabi ﷺ dan generasi sahabat, buah kurma tidak hanya dikonsumsi sebagai menu ifthar semata. Kurma adalah makanan pokok mereka sehari-hari. Bahkan, hal itu masih berlangsung sampai sekitar seperempat pertama abad 20 M, sebelum Arab Saudi dan negara Teluk lainnya melakukan eksplorasi minyak bumi.

BACA JUGA: KHASIAT KURMA UNTUK BUKA PUASA

Dewasa ini konsumsi bangsa-bangsa Arab terhadap kurma sudah sangat jauh menurun, berbeda dengan kondisi selama belasan abad sebelumnya. Meski demikian, di berbagai penjuru dunia lainnya konsumsi terhadap kurma justru mengalami peningkatan. Khususnya di kalangan kaum muslimin.

Telah banyak penelitian dan kajian ilmiah dilakukan terhadap buah kurma. Semuanya mengarah kepada kesimpulan bahwa buah kurma sangat baik sebagai bahan makanan dan obat. Faktor kesehatan inilah kiranya yang berperan besar bagi peningkatan konsumsi buah kurma di seluruh dunia.

BAHAN MAKANAN LUAR BIASA

Buah kurma merupakan bahan makanan yang memiliki komposisi lengkap. Kurma mengandung banyak karbohidrat, protein, vitamin, garam, mineral. Kurma juga memiliki kadar kebasahan yang merupakan unsur penting dalam menentukan nilai sebuah buah.

Penelitian dr. Sa’id Syalabi menunjukkan bahwa zat-zat gula merupakan komposisi terpenting buah kurma, karena mewakili 70 % hingga 75 % dari bahan kering (sukrosa, fruktosa, dan glukosa).

Buah kurma juga mengandung 16 asam amino dan sejumlah vitamin yang mencair dalam air, seperti vitamin B 1, vitamin B 12, asam folat, sedikit biotin, serta asam askorbat.

Buah kurma merupakan sumber berbagai bahan mineral, seperti besi, potasium, tembaga, sulfur, dan mangan. Selain itu, kurma mengandung kalsium, fosfor, klorin, dan magnesium yang seimbang.

Tabel berikut menjelaskan nilai gizi yang terkandung di dalam setiap 100 gram buah kurma.

No Komposisi Jumlah (gr)
1 Karbohidrat 75 gr
2 Air 20 gr
3 Serat 2,4 gr
4 Protein 2,2 gr
5 Lemak 0,6 gr
6 Fosfor 72 mg
7 Kalsium 65 mg
8 Asam Nikotinat 2,2 mg
9 Besi 2,1 mg
10 Vitamin B 1 0,08 mg
11 Vitamin B 12 0,05 mg
12 Vitamin A 60 UI

 

Dengan rutin mengonsumsi buah kurma, niscaya tubuh manusia akan mendapatkan pasokan nutrisi yang cukup baik.

Aisyah radhiallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

يَا عَائِشَةُ بَيْتٌ لاَ تَمْرَ فِيهِ جِيَاعٌ أَهْلُهُ

“Wahai Aisyah, rumah yang di dalamnya tidak ada kurma, penghuninya adalah orang-orang yang lapar.” Beliau menyabdakan hal itu tiga kali. (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Dalam lafal yang lain:

بَيْتٌ لَيْسَ فِيهِ تَمْرٌ، كَأَنَّ لَيْسَ فِيهِ طَعَامٌ

Rumah yang di dalamnya tidak ada kurma, bagaikan rumah yang tidak memiliki makanan.” (HR. Ahmad dengan sanad hasan)

As-Sindi dalam Hasyiyah ‘Ala Musnad Ahmad, XXXXII/290, menjelaskan bahwa hadits ini setidaknya memiliki dua pengertian makna.

Pertama, hadits tersebut disabdakan menggambarkan kondisi kaum muslimin zaman sahabat. Pada masa itu, mayoritas makanan pokok kaum muslimin adalah buah kurma. Jika di sebuah rumah pada zaman itu tidak ada kurma, maka rumah tersebut biasanya tidak memiliki makanan lainnya.

Kedua, hadits tersebut merupakan sebuah pujian bagi buah kurma, sekaligus penjelasan bahwa buah kurma itu setiap saat siap dikonsumsi. Berbeda halnya dengan bahan makanan pokok lainnya, baru bisa dikonsumsi setelah selesai dimasak.

Qadhi Ibnu Al-‘Arabi Al-Maliki, Al-Qurthubi, dan Al-Munawi dalam Faidhul Qadhir Syarh Al-Jami’ As-Shaghir, III/209, menjelaskan bahwa hal itu karena kurma adalah makanan mayoritas penduduk Hijaz pada zaman Nabi ﷺ. Selain itu, pada zaman itu kurma adalah buah-buahan yang paling berharga bagi mereka.

MANFAAT KESEHATAN DALAM KURMA

Berbagai penelitian dan kajian ilmiah membuktikan bahwa buah kurma memiliki banyak manfaat kesehatan.

Di antara manfaat tersebut adalah:

  1. Mengonsumsi buah kurma dapat mengurangi kegemukan, karena kurma memiliki kadar lemak yang rendah.
  2. Buah kurma dapat mengobati gangguan penyakit kurang darah (anemia). Sebab ia mengandung zat besi yang cukup tinggi.
  3. Buah kurma dapat memberikan kekebalan tubuh terhadap ancaman penyakit kanker. Sebab ia mengandung magnesium.
  4. Buah kurma bisa menguatkan tulang, gigi, dan meningkatkan kemampuan seksual. Sebab ia mengandung mineral fosfor dan kalsium.
  5. Buah kurma merupakan obat bagi berbagai penyakit hati, penyakit kuning, bibir pecah-pecah, kulit kering, dan kuku pecah. Sebab ia mengandung vitamin B.

Sungguh banyak dan agung hikmah penciptaan buah kurma sebagai salah satu bahan makanan pokok kaum muslimin. Wallahu a’lam [.]

 

Referensi:

Yusuf Al-Hajj Ahmad, Mausu’ah Al-I’jaz Al-Ilmi fil-Qur’anil Karim was Sunnah Al-Muthahharah.

Abdurrauf Al-Munawi, Faidhul Qadhir Syarh Al-Jami’ As-Shaghir.

Ahmad bin Hambal, Musnad Ahmad bi-tahqiq Syu’aib Al-Arnauth wa Hasyiyah As-Sindi.

 

 

 

%d bloggers like this: