Jual Beli Borongan, Bolehkah?

Jual Beli Borongan, Bolehkah?

Saat musim duku kemarin, pohon-pohon duku kami berbuah cukup lebat. Beberapa pedagang menawarnya. Saya tidak melepasnya karena mereka tidak mau membelinya secara kiloan, hingga akhirnya saya panen sendiri dan saya jual di pasar. Karena buah yang cukup banyak, dagangan sering tidak habis. Sebenarnya, menjual barang secara borongan itu boleh atau tidak, Ustadz? (Abu Alif—Pacitan)

 

Baca Juga: Hukum Jual Blei Barang Sitaan

 

Menjual barang dagangan secara borongan masuk ke dalam jual beli yang disebut oleh para ulama dengan istilah bay’ juzaf. Yakni menjual barang tanpa menimbangnya, manakarnya, atau menghitungnya secara detail. Meskipun pada asalnya transaksi jual beli hanya boleh dilakukan apabila barangnya jelas, terhitung, atau tertakar, namun jual beli borongan—yang masih mengandung sedikit ketidakjelasan—boleh dilakukan.

Muhammad bin Ahmad bin ‘Arfah ad-Dasuqiy, salah seorang ulama madzhab Maliki, menyatakan bahwa pada asalnya jual beli secara juzaf itu terlarang. Hanya saja kita mendapatkan keringanan karena kesulitan menghitungnya atau ketidakjelasan takaran dan timbangannya masuk kategori sedikit. (Hasyiyah ‘ala asy-Syarhil Kabir, 3/20)
Praktik jual beli secara juzaf ini telah dilakukan sejak masa kenabian. ‘Abdullah bin ‘Umar ra berkata, “Kami dulu biasa membeli makanan dari para pelaut secara juzaf, lalu Rasulullah saw. melarang kami menjualnya kembali sehingga kami memindahkannya dari tempatnya semula.” (HR. Muslim)

Jual beli secara borongan ini hanya berlaku untuk barang dagangan yang dapat dilihat dan jumlah atau volumenya dapat diperkirakan oleh penjual atau pembeli. Apabila barangnya tidak terlihat seperti wortel atau bawang merah yang masih di dalam tanah, maka transaksinya tidak sah. Wallahu a’lam.

 


Baca artikel menarik lainnya disini

 

 

dibuka peluang menjadi agen dikota anda,
info dan pemesanan majalah fikih hujjah
hubungi:

Tlp: 0821-4039-5077 (klik untuk chat)

facebook: @majalah.hujjah

Instagram: majalah_hujjah

%d bloggers like this: