Kaidah Fikih

Lafal Muthlaq Tetap Diberlakukan Sampai Ada yang Membatasinya

Lafal Muthlaq Tetap Diberlakukan Sampai Ada yang Membatasinya

اَلْمُطْلَقُ يَجْرِي عَلَى إطْلَاقِهِ مَا لَمْ يَقُمْ دَلِيْلُ التَّقْيـِيْدِ نَصًّا أَوْ دِلَالَةً “Lafal yang muthlaq tetap diberlakukan muthlaq selama tidak ada dalil—baik berupa nash atau indikasi petunjuk—yang membatasinya” Dalam berinteraksi...

Read more

Mendahulukan Makna Hakiki Dari Makna Majazi

Mendahulukan Makna Hakiki Dari Makna Majazi

اَلْأَصْلُ فِي الْكَلَامِ الْحَقِيْقَةُ “Dasar pijakan dalam suatu ungkapan yaitu makna hakiki(nya)” Dalam berkomunikasi—baik menggunakan lisan, tulisan maupun isyarat—pada dasarnya manusia mengamalkan suatu aturan tidak tertulis dalam memahami lawan bicaranya....

Read more

Setiap Ucapan Pada Dasarnya Berkonsekuensi Hukum

Setiap Ucapan Pada Dasarnya Berkonsekuensi Hukum

إِعْمَالُ الْكَلَامِ أَوْلَى مِنْ إِهْمَالِهِ “Memfungsikan suatu kalimat lebih utama daripada mengabaikannya” Di antara salah satu konsekuensi saat akil-balighnya seseorang yaitu ucapan atau kalimat apa pun yang keluar dari lisannya...

Read more

Perubahan Adat Bisa Menyebabkan Perubahan Ijtihad

ijtihad

لَا يُنْكَرُ تَغَيُّرُ الْأَحْكَام بتَغَيُّر الْأَزْمَان “Perubahan hukum-hukum (ijtihadiyyah) yang disebabkan perubahan (situasi dan kondisi) suatu zaman merupakan suatu yang tidak diingkari” MAKNA KAIDAH Semua ahli fikih sepakat bahwa syariat...

Read more

Mempertimbangkan ‘Urf Mengindahkan Syariat

Mempertimbangkan ‘Urf Mengindahkan Syariat

اَلثَّابِتُ بِالْعُرْفِ كَالثَّابِتِ بِالنَّصِّ “Sesuatu yang ditetapkan berdasarkan ‘urf seperti yang ditetapkan berdasarkan nash” Fuqaha menyebutkan bahwa perbuatan apa pun yang dilakukan oleh seorang (mukallaf) sangat dimungkinkan untuk diberi hukum...

Read more

Syarat ‘Urfi yang Tak Tertulis

syarat 'urf

اَلْمَعْرُوْفُ عُرْفًا كَالْمَشْرُوْط شَرْطًا “Sesuatu yang sudah dimaklumi secara tradisi bagaikan sesuatu yang disebutkan dalam persyaratan” Dalam kehidupan bermasyarakat, pada umumnya dikenal dua jenis peraturan, yaitu peraturan tertulis dan peraturan...

Read more

Isyarat Orang Bisu Sama dengan Ucapannya

orang bisu

اَلْاِشَارَةُ الْمَعْهُوْدَةُ لِلْأَخَرَسِ كَالْبَيَانِ بِاللِّسَانِ “Isyarat yang dapat dimengerti dari orang bisu seperti penjelasan lisan(nya)” Islam memperlakukan secara adil setiap manusia; siapa pun mereka. Baik terhadap manusia yang sehat rohani...

Read more

Menyikapi Tulisan Seperti Menyikapi Ucapan

tulisan adalah

“Tulisan itu seperti ucapan” Selain dengan ucapan lisan, cara lain yang digunakan oleh seseorang untuk mengungkapkan suatu maksud dan tujuannya adalah dengan tulisan. Sejak manusia mengenal tulisan untuk mengungkapkan suatu...

Read more

Mendahulukan Makna ‘Urf Atas Makna Bahasa

Makna ‘Urf

اَلْحَقِيْقَةُ تُـتْرَكُ بِدَلَالَةِ الْعَادَةِ “Makna hakiki (bahasa) diabaikan lantaran adanya petunjuk (kuat dari makna) adat” Sering kali kita mendapati suatu kata yang dipakai dengan makna tertentu oleh para penggunanya namun...

Read more

Syarat Agar Adat Menjadi Pijakan Hukum

adat sebagai pijakan hukum

إِنَّمَا تُعْتَبَرُ الْعَادَةُ إِذَا اطَّرَدَتْ أَوْ غَلَبَتْ Adat yang dijadikan pijakan hukum hanyalah (adat) yang terus-menerus diamalkan dan barlaku umum اَلْعِبْرَةُ لِلْغَالِبِ الشَّائِعِ لَا لِلنَّادِرِ (Adat) yang menjadi pijakan hukum...

Read more

Mempertimbangkan Kebiasaan Dalam Berdalil

Mempertimbangkan Kebiasaan Dalam Berdalil

اِسْتِعْمَالُ النَّاسِ حُجَّةٌ يَجِبُ الْعَمَلُ بِهَا “Apa yang biasa diperbuat (adat) orang banyak merupakan hujjah (dalil/argumentasi) yang harus diindahkan.” Sebagai makhluk sosial yang membutuhkan kehadiran dan bantuan orang lain, manusia...

Read more

Adat Sebagai Salah Satu Pertimbangan Hukum

Adat Sebagai Salah Satu Pertimbangan Hukum

اَلْعاَدَةُ مُحَكَّمَةٌ “Adat bisa dijadikan pertimbangan hukum” Adat atau tradisi menempati posisi besar dalam pembahasan kaidah fikih. Hampir dapat dipastikan bahwa setiap kitab yang membahas kaidah-kaidah fikih mencantumkan kaidah tersebut....

Read more

Bukti yang Bisa dan yang Tidak Bisa Dijadikan Hujjah

Bukti yang Bisa dan yang Tidak Bisa Dijadikan Hujjah

لَا حُجَّةَ مَعَ الاِحْتِمَالِ النَّاشِئِ عَنْ دَلِيْلٍ “Tidak dapat dijadikan hujjah (suatu bukti) yang terindikasi (diragukan kredibelitsnya)  disebabkan suatu petunjuk dari dalil (bukti lain)” Hujjah (حُجَّة) secara etimologi berasal dari...

Read more

Cara Menghukumi Sesuatu yang Mustahil

Cara Menghukumi Sesuatu yang Mustahil.

اَلْمُمْتَنِعُ عَادةً كَالْمُمْتَنِعُ حَقِيْقَةً “Sesuatu yang biasanya tidak mungkin terjadi (dihukumi) sebagaimana suatu yang hakikatnya tidak mungkin terjadi.” MAKNA DAN KEDUDUKAN KAIDAH Dalam bahasa Arab, mumtani’ berasal dari akar kata...

Read more

Bertindak Berdasar Dugaan

bertindak berdasar dugaan

لَا عِبْرَةَ بِالظَّنِّ الْبَيِّنِ خَطَؤُهُ  “Zhann (praduga kuat) yang jelas kesalahannya tidak bisa dijadikan acuan hukum.” KEDUDUKAN KAIDAH Dalam pandangan ulama Ushul Fikih dan Fikih, zhann (praduga kuat) akan kebenaran...

Read more

Praduga Lemah Tidak Bisa Dijadikan Landasan Hukum

landasan hukum

لَا عِبْرَةَ بِالتَّوَهُّمِ  “Tidak bisa dijadikan acuan hukum berupa praduga yang lemah (wahm)” KEDUDUKAN KAIDAH Dalam menetapkan suatu hukum, syariat Islam mengajarkan untuk berpegang pada ilmu, atau paling tidak zhan...

Read more

Menghukumi Berdasarkan Apa Yang Dilafalkan

Menghukumi Berdasarkan Apa Yang Dilafalkan

لَا يُنْسَبُ إِلىَ سَاكِتٍ قَوْلٌ، وَلَكِنِ السُّكُوْتُ فِي مَعْرَضِ الْحَاجَةِ إلىَ اْلبَيَانِ بَيَانٌ “Tidak disandarkan suatu pernyataan pun pada orang yang diam. Akan tetapi, diamnya seseorang saat suatu keterangan dibutuhkan...

Read more

Makna Tersirat Vs Makna Tersurat

Makna Tersirat vs Makna Tersura

لَا عِبْرَةَ بِالدَّلَالَةِ فِي مُقَابَلَةِ التَّصْرِيْحِ “Dalalah (makna tersirat) tidak dijadikan acuan jika bertentangan dengan tashrih (makna tersurat)” Dalam realitas harian, ada dua cara seseorang dalam mengekspresikan dan menyatakan keinginannya....

Read more

Hukum Asal Menjaga Kehormatan

Hukum Asal Menjaga Kehormatan

اَلْأَصْلُ فِي الْأَبْضَاعِ التَّحْرِيْمُ “Hukum asal jima’ (hubungan seksual) adalah haram” Allah SWT menciptakan manusia dan meninggikan derajatnya di banding makhluk-Nya yang lain. Salah satu wujudnya adalah Allah SWT menjaga...

Read more

Hukum Asal, Segala Sesatu Itu Dihukumi Mubah

Hukum Asal, Segala Sesatu Itu Dihukumi Mubah

اَلْأَصْلُ فِي الْأَشْيَاءِ الإِبَاحَةُ “Hukum asal sesuatu itu mubah (boleh)” Allah SWT membolehkan banyak hal untuk manusia dalam kitab-Nya, mengharamkam beberapa hal, dan mendiamkan (tidak membolehkan atau mengharamkan) pada beberapa...

Read more
Page 1 of 2 1 2

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.