Hukum Sepupu Adopsi

Hukum Sepupu Adopsi

Ustadz, bibi saya punya anak angkat yang umurnya jauh sama saya. Saya menganggapnya seperti adik sendiri bahkan anak sendiri. Pertanyaan saya, apakah menurut syariat saya dan dia (anak angkat bibi saya) masih terkena aturan sebagaimana kepada sepupu asli lainnya? Syukran. (Abdurrahman—Solo)

(baca juga: Mahram Bagi Seorang Perempuan)

Dalam Islam, adopsi tidak mempengaruhi hubungan nasab. Sejak masa nubuwah hal itu sudah ditegaskan oleh Allah. Allah berfirman, “Dan Dia tidak menjadikan anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri)” (Al-Ahzab: 4)

Para mufassir sepakat, ayat ini mengandung larangan adopsi. Kalaupun ada seseorang yang melakukannya, maka hal itu tidak membawa pengaruh apa-apa, baik kemahraman atau pun pewarisan. Seseorang yang diadopsi bisa mendapatkan bagian dari harta warisan dengan cara wasiat.

Sehubungan dengan pertanyaan Saudara Abdurrahman dimana yang melakukan adopsi adalah bibi, anak yang diadopsi itu adalah sepupu adopsi. Perlu dicatat bahwa sepupu bukan mahram. Oleh karena itu, status dia sebagai saudara sepupu adopsi adalah sama dengan saudara sepupu asli. Yakni sama-sama tidak ada hubungan mahram. Saudara Abdurrahman tidak boleh ber-khalwat (berduaan) dengannya. Wallahu a’lam. []

 

(bersama: KH. Imtihan Asy-Syafi’i)

%d bloggers like this: