Hikmah Medis Dalam Ibadah Wudhu

Hikmah Medis Dalam Ibadah Wudhu

Setiap perintah dan larangan dalam syariat Allah Ta’ala senantiasa mengandung manfaat dan hikmah yang agung bagi umat manusia. Sebagian manfaat tersebut telah disebutkan dalam ayat al-Qur’an dan Hadits Nabawi. Sebagian manfaat lainnya diketahui melalui pengkajian dan penelitian. Dan sebagian manfaat lainnya sampai saat ini belum berhasil disingkap oleh akal dan kemampuan manusia yang serba terbatas ini.

Wudhu sebagai salah satu ibadah yang diperintahkan Allah, tak lepas dari beragam manfaat dan hikmah. Wudhu secara psikis mampu menenangkan jiwa, meredam kemarahan, dan menggugurkan dosa-dosa. Secara fisik, penelitian modern di bidang kedokteran telah menemukan banyak manfaat dan hikmah di balik ibadah wudhu.

Secara umum, membasuh anggota badan yang sering terkena debu sangatlah penting untuk menjaga kesehatan. Sepanjang hari, bagian tubuh ini terkena berbagai bakteri dan mikroba yang membahayakan. Jumlahnya bisa mencapai jutaan setiap sentimeter persegi udara. Berbagai bakteri dan mikroba tersebut menyerang tubuh manusia melalui kulit dan bagian tubuh lainnya yang terbuka. Ketika seorang muslim berwudhu, kelompok bakteri dan mikroba tersebut akan bereaksi dan mengalami kelumpuhan total, apalagi jika pembasuhan disertai dengan pemijatan yang benar dan wudhu yang sempurna.

  1. Membasuh kedua telapak tangan

Membasuh dan mencuci kedua telapak tangan dengan air bersih pada dasarnya dapat menghilangkan kuman dan bakteri yang ada di tangan hingga 90 %.  Hal ini juga dapat membantu kita terhindar dari penyakit, terutama penyakit kulit. Membasuh kedua telapak tangan juga dapat membersihkan tangan dari virus Hepatits A. Bahkan, membasuh kedua telapak tangan dapat digunakan untuk refleksi diri. Sebab, di kulit tangan terdapat banyak serabut saraf, arteri, vena, dan pembuluh limfe.

2.  Berkumur-kumur

Ilmu kedokteran modern menemukan bahwa berkumur dapat menjaga mulut dan tekak, yaitu saluran antara rongga mulut dan kerongkongan, dari peradangan. Berkumur juga menjaga gusi dan dari infeksi. Selain itu, berkumur dapat pula menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dengan menghilangkan sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi setelah makan. Manfaat penting lainnya, berkumur dapat memperkuat otot-otot wajah dan menjaga wajah agar tetap segar dan berseri.

  1. Memasukkan air ke hidung dan mengeluarkankannya

Lubang hidung merupakan salah satu tempat bersarangnya berbagai bakteri dan mikroba. Aktifitas menghirup air ke melalui lubang hidung lalu mengeluarkannya kembali akan membuat lubang menjadi bersih. Selain itu, lubang hidung juga terbebas dari radang dan serangan bakteri. Hal itu akan berimbas pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan, karena ia terhindar dari penyebaran mikroba dari lubang hidung ke anggota-anggota tubuh lainnya.

Berbagai riset dan penelitian ilmiah yang dilakukan beberapa tim medis dari Alexandria University menunjukkan bahwa mayoritas orang yang berwudhu secara rutin, hidungnya terlihat bersih dan bebas dari debu, bakteri, dan mikroba.

baca juga: Hikmah Medis di Balik Ibadah Mandi

  1. Membasuh wajah

Membasuh wajah dapat meningkatkan ingatan, pikiran jernih dan terhindar dari penyakit pikun. Hal ini disebabkan pada dahi terdapat titik yang berhubungan dengan otak dan syaraf manusia. Selain itu, membasuh wajah dapat menghilangkan penyakit kulit yang disebabkan oleh debu dan kotoran ketika manusia beraktivitas di luar ruangan.

  1. Membasuh kedua tangan sampai siku-siku

Selain dapat menghilangkan debu dan mikroba, membasuh kedua tangan sampai siku-siku dapat menghilangkan keringat dari permukaan kulit. Materi-materi berminyak yang dikeluarkan oleh kelenjar kulit juga dapat dibersihkan melalui kegiatan ini. Biasanya kedua tangan merupakan habitat yang sangat cocok untuk hidup dan berkembangnya bakteri.

  1. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki

Pembasuhan kedua kaki disertai pemijatan yang baik dapat membuat perasaan tenang dan rileks. Hal ini karena pada kaki terdapat pembuluh balik yang mengalirkan darah ke jantung sehingga jika dipijat dapat merefleksikan seluruh organ tubuh. Wallahu a’lam bish-shawab.

 

Sumber: Yusuf Al-Hajj Ahmad, Mausu’ah al-I’jaz al-Ilmi fi al-Qur’an al-Karim wa as-Sunnah al-Muthahharah.

%d bloggers like this: