Shalat Jenazah Lebih 1 Kali

shalat jenazah

Ustadz, bolehkah kita mengerjakan shalat Jenazah lebih dari satu kali? Pertama di rumah duka dan kedua di Masjid. Yang demikian itu karena sudah menjadi kebiasaan di daerah kami, jenazah yang hendak dikubur, dishalati terlebih dahulu di masjid. Terima kasih atas jawabannya. (Abdulmatin—Sukoharjo)

 

BACA JUGA: SHALAT JENAZAH BA’DA ASHAR

 

Para ahli fikih empat mazhab berpendapat, seseorang tidak boleh mengerjakan shalat jenazah lebih dari satu kali. Bahkan sebagian mereka berpendapat, jenazah tidak boleh dishalati lebih dari sekali.

Ibnu Qudamah menulis, “Barangsiapa telah mengerjakan shalat (jenazah) sekali, tidak disunnahkan mengulanginya. Jika jenazah telah dishalati sekali, maka jenazah itu tidak perlu dishalati lagi oleh seseorang.”

Imam Syafi’i menyatakan, “Jika keluarga mayit telah mengerjakan shalat, lalu datang keluarga yang lain, saya lebih suka untuk tidak dishalati lagi. Namun jika hal itu dilakukan, tidak mengapa.”

Menurut Madzhab Maliki, shalat jenazah tidak perlu diulangi.

Sementara menurut penulis kitab Bada`i’ush Shanai’—seorang ahli fikih mazhab Hanafi, “Tidak perlu menyalati jenazah melainkan sekali saja, baik secara berjamaah maupun sendirian—menurut kami. Kecuali jika yang telah menyalatinya adalah orang-orang asing tanpa seizin keluarga mayit; lalu keluarga si mayit datang, maka ia boleh mengerjakannya.”

Dari pernyataan para ahli fikih madzhab yang empat ini, jelaslah bahwa masih boleh mengerjakan shalat jenazah bagi yang belum mengerjakannya. Hanya saja jika seseorang telah mengerjakannya, dia tidak perlu mengulanginya, baik di rumah maupun di masjid. Wallahu a’lam.

%d bloggers like this: